Skip to main content

my hobbie

latepost nihhh sekalian throw back:3
nah,biasanya kan kalo belanjar mulu suntuk tuh, kadang pengen ngilangin boring, nah, karna hobi gueh itu foto2 sesuatu yg ga jelas *alaydeh-_-
dan kebetulan, gueh punya adek kelas yg alaynya ga ketulungan dan pengen belajar jadi model
nah, kita udah 2x nyoba photoshoot dengan fotografer dan model yg superduper amatir tanpa ajaran siapapun-_-
jadi maklum deh kalo hasilnya masih ancur-_-v


ini yang jadi model ega, ike, sisca. model amatiran semua.haha

semua yang ada tulisannya editan by sisca:)

sisca's

ike's

SMILE:D

edited by sisca:)
without editan:p






nah itu photoshoot kita yg pertama, Juli 2012 kemaren dengan background semuanya di rumah ike-_-haha
dan yg ke2 ini cuma aku sama ike, keliling sidoarjo, cari view yg bagus and edited by me-_-v
ancur abis gila astaga-_-











sori cuma iseng nge upload-_-v
eheh, kalo kalian pengen foto2 juga, call me maybe;;)
heh, cari job-job an sih-_-v
hehe, udah plus editan loh:D
cp: naren:081230073824
sidoarjo-surabaya only:)

thanks for reading.
naren xxxxxxxx

Comments

Popular posts from this blog

He

he, he is good who always helps me he is care who always know me so well he is faithful who always with me he is smart who teach me good things

Kembalikan Keluarga sebagai Surga Anak (Opini)

halo selamat malam! bagaimana kabarnya? sudah pada mudik lebaran? saya, Naren, mengucapkan mohon maaf lahir dan batin ya! semoga puasa yang kita lalui mendapatkan keberkahan-Nya selalu, aamiin. sekarang saya akan memberikan balasan terhadap opini yang ditulis di koran Jawa Pos, Rabu 12 April 2017, halaman 4 kolom 3 dengan judul “ Kembalikan Keluarga sebagai Surga bagi Anak ” oleh Fathur Rozi. http://www.jawapos.com/read/2017/04/12/122902/kembalikan-keluarga-sebagai-surga-bagi-anak Tulisan opini tersebut membahas mengenai kondisi anak-anak dan remaja yang saat ini semakin memprihatinkan. Mereka sangat bergantung kepada teknologi, sehingga kurang memperhatikan lingkungan sekitar. Mereka juga memiliki tingkat religiusitas yang rendah sehingga tidak mengetahui bahwa sebagian dari tindakan yang mereka lakukan merupakan sesuatu yang salah. Hal tersebut terjadi karena kurang maksimalnya peran orang tua sebagai agen sosialisasi dalam keluarga. Saya disini berbicara sebagai mahasiswa...