Skip to main content

My Friends

Thousands of times we laugh together
Thousands of times we weep together
And a few times we had spent together

Love, sorrow, we feel together
Obstacles and trials we skip together
All the activities we are doing together
Have been millions of my secrets you know
And there are millions have flowed you to mind
Friends,
Maybe thousands photos had enshrined
Every moment that we skip
Our togetherness
When joking laughter, chatting and singing together
Until now we argue, a different opinion and to fight
Picture of us together,
No need to be in showrooms,
No need to be displayed,
Only need to be seen and drenched
See the face and that time 
Smile indicate how happy
When looking at a camera
Recall
What has happened 
All our togetherness
That will never be wiped out in I took
That will never be replaced by anything
Thank you very much friends.




Comments

Popular posts from this blog

He

he, he is good who always helps me he is care who always know me so well he is faithful who always with me he is smart who teach me good things

Kembalikan Keluarga sebagai Surga Anak (Opini)

halo selamat malam! bagaimana kabarnya? sudah pada mudik lebaran? saya, Naren, mengucapkan mohon maaf lahir dan batin ya! semoga puasa yang kita lalui mendapatkan keberkahan-Nya selalu, aamiin. sekarang saya akan memberikan balasan terhadap opini yang ditulis di koran Jawa Pos, Rabu 12 April 2017, halaman 4 kolom 3 dengan judul “ Kembalikan Keluarga sebagai Surga bagi Anak ” oleh Fathur Rozi. http://www.jawapos.com/read/2017/04/12/122902/kembalikan-keluarga-sebagai-surga-bagi-anak Tulisan opini tersebut membahas mengenai kondisi anak-anak dan remaja yang saat ini semakin memprihatinkan. Mereka sangat bergantung kepada teknologi, sehingga kurang memperhatikan lingkungan sekitar. Mereka juga memiliki tingkat religiusitas yang rendah sehingga tidak mengetahui bahwa sebagian dari tindakan yang mereka lakukan merupakan sesuatu yang salah. Hal tersebut terjadi karena kurang maksimalnya peran orang tua sebagai agen sosialisasi dalam keluarga. Saya disini berbicara sebagai mahasiswa...